Ads Top

IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) atau (Indeks Penghasilan Kumulatif ), Manakah yang lebih penting ??


IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) atau IPK ( Indeks Penghasilan Kumulatif )

Manakah yang lebih penting ??

Silahkan simak nama-nama dibawah ini :

1. Bill gates ( Microsoft )
2. Mark Zuckerberg ( Facebook )
3. Michael Dell ( Dell Computer )
4. Jack Dorsey ( Twitter )
5. Steve Jobs ( Apple )

Yap benar ! mereka adalah pengusaha-pengusaha sukses ternama dunia yang sukses namun tidak tamat kuliah.

Ada sebuah lelucon yang sering disampaikan saat seminar motivasi bisnis berkaitan dengan IPK ( Indeks Prestasi Kumulatif ). Bunyinya seperti ini :

Kalau mereka yang IPK 4, mereka akan jadi engineer-engineer di perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya 3, mereka akan jadi general manager di perusahaan-perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya diantara 2,5 sampai 3, mereka akan jadi direktur di perusahaan-perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya diantara 2 sampai 2,5 mereka akan jadi pemilik-pemilik perusahaan besar tadi,
kalau yang di DO, mereka akan jadi Bill Gates.
mereka yang IPK-nya 3, mereka akan jadi general manager di perusahaan-perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya diantara 2,5 sampai 3, mereka akan jadi direktur di perusahaan-perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya diantara 2 sampai 2,5 mereka akan jadi pemilik-pemilik perusahaan besar tadi,
kalau yang di DO, mereka akan jadi Bill gates hehe

Namun, cerita panggung kesuksesan orang orang terkaya di dunia tersebut menjadi cerita unik tersendiri dan terdengar keren.
yang drop out aja bisa sukses , gimana yang engga ?? iya apa iya ??

Tapi hati hatilah ketika memaknai kata-kata tersebut, karena bisa berdampak negatif dan mendeskreditkan bahwasanya kuliah itu tidaklah begitu penting.

Semua pilihan ada di tangan kita ? mana kah yang mau kita pilih.
Mau drop out tapi sukses atau mau lulus kuliah tapi sukses ??
Lagi lagi semua adalah pilihan, 

Maknailah dengan bijak bahwasanya ketika kita duduk belajar dibangku kuliah kita akan mendapatkan wawasan-wawasan baru. 
yang bisa merubah pola pikir menjadi lebih baik bukan sekedar mengharap selembar ijazah semata.

Menjadi seorang pengusaha dan mendapatkan IPK ( Indeks Penghasilan Kumulatif ) yang tinggi memang penting, 
Mamun alahkah lebih baiknya kalo kita juga memiliki IPK (Indeks Prestasi Kumulatif ) bisa menjadikan orang tua kita bangga dengan prestasi kita.

Kalo yang drop out dari kuliah saja bisa sukses, seharusnya yang lulus kuliah juga bisa lebih sukses ??

Semua pilihan ada di tangan kita.

Sedikit menelisik sosok Manajer SDM UINpreneurs.
Fikri Romdoni atau biasa yang dikenal akrab dengan nama Abet merupakan mahasiswa akhir fakultas tarbiyah UIN Jakarta
Sosok pria berkulit putih ini akhirnya menyelesaikan perkuliahannya di akhir - akhir semesternya.
pada, Rabu 15 Juni 2017. 
Mahasiswa Wirausaha owner dari www.abetsbike.com memberikan inspirasi kepada kita bahwa impian akan tercapai dengan kerja keras dan komitmen serta konsisten diri, 
Walaupun membutuhkan waktu yang lebih lama dari pada orang lain. 
bahwasanya nilai nilai pelajaran hidup kita dapatkan dan pelajari justru ketika kita sedang menjalanin proses pencapaian tujuan atau impian tersebut, yang terpenting bukanlah selembar ijazah kelulusan, melainakan ketika kita lulus kuliah kita sudah tau apa yang mau kita kerjakan bukan lagi mencari cari kerja
dan fikri abet telah memberikan inspirasi dan bukti kepada kita kalo ternyata mahasiswa juga bisa berwirausa dan memiliki usaha ketika lulus.

Sekarang pilihan ada di tangan kita, mau drop out kuliah punya usaha atau lulus kuliah punya usaha ? atau berwirausaha ketika kuliah ?? 

*Semoga makin banyak lulusan lulusan UIN yang berwirausaha dan membuka lapangan kerja baru ketika mereka lulus :)